Tampilkan postingan dengan label INSTALASI PENERANGAN GEDUNG BERTINGKAT. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label INSTALASI PENERANGAN GEDUNG BERTINGKAT. Tampilkan semua postingan

Jumat, 04 September 2020

INSTALASI PENERANGAN GEDUNG BERTINGKAT

Oleh Dwi Hani N

Beberapa Ketentuan Pemasangan Instalasi penerangan listrik pada gedung bertingkat antara lain :

-        Kabel yang digunakan adalah kabel bersertifikat SPLN/LMK/SNI

-        Pemasangan instalasi line memakai kabel NYM 3 X 2,5 mm²

-        Kabel penghubung lantai 1 dan lantai 2 memakai kabel NYM 4 x 6mm²

-        Ketentuan warna kabel R,S,T,N, PE berstandart PUIL

-        Kabel arde harus ditanam memakai BC minimal 6 mm²

-          Setiap stop kontak selalu dilengkapi arde

-          MCB bangunan bertingkat :

·      MCB induk memakai minimum 25 Ampere untuk tiap lantai

·      MCB penghubung lantai 1 & lantai 2 memakai minim 16 Ampere

-       Tidak boleh ada penumpukan kabel pada terminal dalam box sekering (PHB), jumperan MCB harus menggunakan busbar sisir                                                                              

-        Kabel Tufur ( merupakan kabel penghubung arus dari KWH PLN ke panel MCB milik konsumen)  NYM/NYY harus terpasang dengan ukuran :

A.    3 x 4 mm² untuk daya kecil satu phase 1300 VA –  5500 VA , tegangan 220 V

B.    3 x 6 mm² untuk daya satu phase diatas 7700 VA - 11000VA, tegangan 220 V

C.    3 x 10 mm² untuk daya satu phase 13900VA, tegangan 220 V

D.    4 x 4 mm² untuk daya 3 900 VA  -  6 600 VA, 3 fasa

E.     4 x 6 mm² untuk daya  10 600 VA, 3 fasa

F.      4 x 10 mm² untuk daya  13 200VA – 16 500 VA, 3 fasa

G.     4 x 16 mm² untuk daya  23 000VA –  33 000 VA, 3 fasa

H.    4 x 25 mm² untuk daya 41 500 VA, 3 fasa

I.       4 x 35 mm² untuk daya    53 000 VA, 3 fasa

J.       4 x 50 mm² untuk daya    66 000 VA –  82 500 VA, 3 fasa

-        Room Air Conditioner (RAC) memakai stopkontak sendiri

-        Water heater (WH) kamar mandi menggunakan pengaman GPAS/ELCB dilengkapi grounding/pembumian menggunakan BC 6 mm²

-        Arde ukuran 6 mm² dipasang di bawah panel

-         Stop konntak +/- 30cm dari lantai harus menggunakan tutup

-        Daya 3500 VA pada panel harus memakai ELCB.

Contoh soal

Suatu bangunan gedung berlantai 2 dengan 8 ruangan kelas, masing masing 4 ruang di lantai 1 dan 4 ruang di lantai 2. Dimana tiap ruang berukuran sama, yaitu panjang ruangan 10 meter, lebar 8 meter dan tinggi 4 meter. Rencanakan pembagian beban instalasi penerangan gedung tersebut.

Penyelesaian

·         Jumlah titik lampu memanjang 10 : 4 = 2,5 .......  3

·         Jumlah titik lampu memanjang   8 : 4 = 2

·         Jumlah titik lampu  keseluruhan  3 x 2 = 6

Maka pembagian beban dibuat per-lantai, Jika setiap ruang terdapat sebuah RAC dan 2 stop kontak, maka  beban:

Lantai 1 = Lantai 2 ====  (6 x 4 ruang) + (2 x 4 ruang) + 4 RAC =32 titik + 4 RAC

Untuk pembagian beban dilakukan secara coba coba sehingga diperoleh beban seimbang bagi tiap-tiap  fasa-nya.











 

               

Contoh Perencanaan Instalasi Penerangan Listrik Sebuah Gedung

https://hanijati.blogspot.com/ Berikut ini adalah contoh denah sebuah bangunan Gedung Jurusan Listrik Rencana  B eban Instalasi Peneranganny...